#FinACT: Mengenal Dua Tipe Hutang

awk-dua-tipe-hutang-blog

Percayakah kalau saya katakan tidak ada seorang pun yang tidak memiliki hutang dalam hidupnya?. Kalau ada, saya salut dan berikan two thumbs! 🙂

Saat ini kita berada di jaman yang konsumtif, yaitu jaman dimana kita dapat dengan mudahnya mendapatkan hutang tanpa agunan, meminjam uang di rentenir, memakai kartu kredit, atau sampai melibatkan lembaga keuangan seperti bank untuk membeli suatu barang.

Dan istilah Pola gali lubang, tutup lobang pun sering terjadi dan bukan hal yang luar biasa lagi bagi masyarakat.

Tidak heran bila pada akhirnya ada berbagai produk pinjaman yang banyak disediakan dalam hal pinjam meminjam ini.

Continue reading “#FinACT: Mengenal Dua Tipe Hutang”

Advertisements

#FinACT: Tidak Ada INCOME Yang Kurang Dari Pengeluaran

Sering dengar keluhan orang tentang, “Duh bulan ini pengeluaran gue banyak” atau “Duh belum akhir bulan, kantong uda tipis” dan lainnya?. Saya yakin Anda sering mendengar keluhan seperti itu dan bahkan mungkin Anda sendiri sering mengeluh tentang hal itu.

Kebijakan pemerintah dalam memberikan standard UMR (Upah Minimum Regional), UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten) tentunya sudah di survey dan riset oleh pemerintah dalam hal kelayakan kehidupan dan kesejahteraan.

Income atau pendapatan yang diberikan perusahaan kalau tidak sesuai dengan standard UMR, lebih baik keluar! 😛 *provokator* Tapi umumnya, perusahaan sadar akan tanggung jawab mereka dalam kesejahteraan karyawannya.

Saya tidak akan menulis tentang Income seorang Entrepreneur, karena kalau Entrepreneur merasa Income-nya kurang, lebih baik jadi karyawan. 🙂

Continue reading “#FinACT: Tidak Ada INCOME Yang Kurang Dari Pengeluaran”

#FinACT: Dana Darurat, Penting!

Pernahkah Anda kebingungan ketika dana untuk pengembangan usaha Anda, NOL?!. Atau Anda memiliki anak dan tiba-tiba anak Anda sakit tetapi Anda tidak siap dalam hal dana?. Dan berbagai jenis kondisi darurat yang membutuhkan dana akan tetapi Anda tidak siap atau tidak mempersiapkannya.

Kebanyakan orang pasti pernah mengalami hal yang telah saya sebutkan dan yang paling termudah adalah ketika Anda sakit dan harus nginap di rumah sakit, apakah Anda akan menggunakan tabungan aktif Anda atau menggunakan dana darurat yang telah Anda tabung secara pasif dan siapkan?.

Bangkrutnya sebuah usaha dikarenakan kebocoran pada bagian keuangan, akan tetapi jika memiliki dana darurat, maka dapat menutupi kebocoran yang ada untuk sementara dan sambil mengevaluasi kebocoran tersebut dan memperbaiki agar kembali normal.

Tidak hanya dalam hal usaha, dana darurat juga penting dalam keseharian. Misalnya kebutuhan rumah tangga, kebutuhan lifestyle, dan lainnya yang bersifat darurat juga.

Continue reading “#FinACT: Dana Darurat, Penting!”

#FinACT: Belajar Balik Modal Dari Hal Kecil Ala @AndhikaWijaya

Kata “Bisnis” bagi kebanyakan orang, terlihat sangat keren. Tetapi bagi kebanyakan orang juga terlihat begitu menakutkan. Keren karena you are the CEO/Business Owner, tapi menakutkan karena hutang piutang.

Ketika dalam menjalankan bisnis, beberapa orang menghindar untuk memiliki hutang dengan menggunakan dana pribadi. Akan tetapi, ada juga beberapa orang justru menghadapi hutang dengan meminjam dan menggunakan serta memutar balikan kembali hutang tersebut untuk pengembangan usaha.

Berarti dalam hal ini bisa disimpulkan, pada umumnya ada dua type orang dalam menjalankan bisnis, yaitu:

  1. Berani berhutang, menghadapi hutang piutang dan memutar balikan hutang untuk pengembangan usaha.
  2. Berani menggunakan keuangan pribadi untuk menjalankan bisnis dan memutar balik-kan keuangan pribadi untuk pengembangan usaha.

Dari kecil kelas SD, saya sudah mulai berdagang dengan menjual pensil 2B ke teman-teman yang dimana keuntungan dari penjualan pensil tersebut saya gunakan untuk membeli kaset Nintendo (yang hoby game, pasti tahu console game ini). Modal yang saya dapatkan bukan karena di kasih dari my father, tapi pinjam dari my father.

My father mengatakan begini, “kalau ga laku, potong uang jajan seharga satu kotak pensil 2B itu ya”. Dulu saya ngambek, uang jajan saya waktu SD itu sebesar Rp. 500,-.

Continue reading “#FinACT: Belajar Balik Modal Dari Hal Kecil Ala @AndhikaWijaya”

#FincACT: Cara Konyol Mengatur Keuangan Ala @AndhikaWijaya

Melalui paragraph yang pertama ini, saya ingin mengakui satu hal bahwa mengatur keuangan itu memang tidak mudah!. Saya secara pribadi, salut dengan wanita khususnya yang sudah berumah tangga. Kenapa?. Wanita mampu mengatur keuangan dengan sangat baik bahkan sangat detail. Misalnya untuk kebutuhan rumah tangga, kebutuhan pribadi, kebutuhan anak dan lainnya bahkan sampai cicilan barang pun bisa ditangani dan diatur keuangannya dengan baik.

Nah untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses, salah satu kuncinya adalah dipengaturan keuangan yang baik. Cashflow yang berantakan, maka hasilnya adalah perusahaan akan berantakan. Karena itu, perusahaan membutuhkan seorang akunting atau bagian keuangan untuk mengatur cashflow perusahaan. Tapi, tidak sedikit juga pengusaha yang mengatur keuangannya dengan sendirian.

Di artikel ini, saya tidak membahas pengaturan keuangan untuk usaha. Tetapi saya ingin berbagi pengalaman serta cara saya pertama kali belajar mengatur keuangan. That’s why, judulnya “Cara Mudah Konyol Mengatur Keuangan Ala Andhika Wijaya” hehehe…

Dalam mengatur keuangan, yang terpenting adalah komitmen, kesabaran  dan tahan godaan. Apalagi kalau suka shopping, harus benar-benar tahu atau membedakan antara kebutuhan dengan keinginan.

Dulu pertama kali saya belajar mengatur keuangan, tidak langsung ke konsultan keuangan atau pakar keuangan. Melainkan dengan otodidak hanya karena saya ingin membeli suatu barang yang saya sukai. Continue reading “#FincACT: Cara Konyol Mengatur Keuangan Ala @AndhikaWijaya”